6 Profesi Dibidang Hukum Dan Penanganan Kriminalitas [Selain Polisi, Hakim, Dan Pengacara]

berbagai kejadian kriminalitas biasanya ditangani oleh orang-orang yang berprofesi dibidang hukum dan penanganan kriminalitas untuk mencapai penyelesaian

Berbagai posisi kerja atau profesi di bidang hukum dan penanganan kriminalitas- Profesi dibidang hukum dan penanganan kriminalitas tidak hanya melulu Polisi, Hakim, atau pengacara saja. 

Ada berbagai posisi kerja/profesi yang jarang diketahui banyak orang yang ternyata berhubungan erat dengan dunia Hukum dan penanganan kriminalitas, selain polisi, hakim, dan pengacara yang sudah umum diketahui.

Sebab luasnya ranah hukum dan penanganan kriminalitas, maka dibutuhkan berbagai posisi kerja/profesi yang bisa bersinergi untuk saling menopang tegaknya hukum dan penanganan kriminalitas. 

Berbagai profesi tersebut diatas diantaranya seperti Notaris, petugas Imigrasi dan Beacukai, Forensik, Spesialis Manajemen Keamanan, Analis Intelijen, Kriminolog, dan lain sebagainya. 

Untuk lebih mengenal secara singkat profesi-profesi tersebut, silahkan baca daftar uraian dibawah ini, barangkali ada yang kamu minati untuk dijadikan cita-cita dimasa depan:


1. Notaris

Secara Bahasa, menurut Kamu Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Notaris merupakan orang yang mendapat kuasa dari pemerintah (dalam hal ini Departemen Kehakiman) untuk mengesahkan dan menyaksikan berbagai surat perjanjian, surat wasiat, akta, pergantian nama pemilik harta takbergerak sebab transaksi jual beli atau warisan, Pendirian Perseroan Terbatas (PT), dan sebagainya.

Untuk Jadi Notaris usia minimum harus 27 tahun, merupakan sarjana hukum dan lulus S2 (Magister) kenotariatan. Tidak berhenti hanya dengan mengambil magister kenotariatan terus kamu sudah jadi notaris, kamu belum bisa menjadi notari yang sah sebelum melakukan magang selama 2 tahun berturut di kantor notaris yang telah direkomendasikan organisasi notaris.

Jika kamu tertarik dengan profesi ini atau posisi kerja ini, kamu bisa menempuh pendidikan tinggi magister kenotariatan diberbagai PNT atau PTS berikut ini:
  • Binus University
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Gajah Mada
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Islam Sultan Agung
  • Dan Lain Sebagainya
Infomenarik dari profesi ini, bahwa Notaris merupakan satu-satunya profesi atau jabatan diluar lembaga negara yang diperbolehkan secara sah atau legal menggunakan lambang negara (Garuda) pada setiap produk hukumnya.

2. Petugas Imigrasi Dan Bea Cukai

Petugas Imigrasi adalah petugas yang memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang yang akan melakukan perjalanan keluar negeri maupun masuk kesuatu negara, baik di badara, pelabuhan, dan pos perbatasan antar negara.

Biasanya petugas imigrasi melakukan pemeriksaan dokumen seperti Visa, Paspor, Intinerary perjalanan, dsb. Pemeriksaan barang bawaan melalui X-ray maupun manual, pemeriksaan barang elektronik seperti laptop dengan menyalakanya, dsb.

Sedangkan Petugas Bea Cukai merupakan petugas yang bekerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang meiliki tugas (menurut Wikipedia) mengawasi kegiatan ekspor dan impor, mengawasi peredaran minuman yang mengandung alkohol atau etil alkohol dan peredaran rokok atau barang hasil pengolahan barang tembakau lainnya. 

Perguruan tinggi yang bisa kamu jadikan pilihan untuk mengambil pendidikan dijurusan terkait seperti manajemen, Ilmu Hukum, dan Ilmu administrasi agar bisa menjadi petugas imigrasi diantaranya seperti: 
  • Sekolah Kedinasan Politeknik Imigrasi (Poltekim). Di Poltekim ini, kamu memang benar-benar dipersiapkan untuk menjadi pegawai imigrasi.
  • Universitas Airlangga (UNAIR)
  • Universitas Islam Indonesia (UII)
  • Dan Lain Sebagainya

3. Ahli Forensik

Forensik Ini dapat diartikan sebagai penerapan berbagai ilmu pengetahuan untuk menjawab berbagai pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan tindak pidana sebagai proses penegakan keadilan melalui metode-metode ilmiah dan aturan-aturan yang terbentuk dari fakta-fakta kejadian untuk pengenalan bukti fisik.

Secara sederhana Forensik ini merupakan ilmu yang digunakan oleh Ahli Forensik/petugas forensik untuk mengumpulkan bukti-bukti, dan informas-informasi lainya dalam menguak sebuah tindak pidana, sebagai bentuk upaya penegakan keadilan menggunakan metode-metode ilmiah.

Contoh profesi dibidang forensik atau prospek kerja lulusan forensik, diantaranya seperti:
  • Pemeriksa Medis (Medical Examiner)
  • Analis Laborarotium Kriminal
  • Insinyur Forensik
  • Pemeriksa TKP
  • Asistensi Akademi Dan teknis
Adapun perguruan tinggi yang bisa dijadikan pilihan untuk mengambil jurusan forensik diantaranya seperti:
  • Universitas Padjadjaran (UNPAD)
  • Universitas Airlangga (Unair)
  • Universitas Islam Indonesia (UII)
  • Universitas Indonesia (UI)
  • Dan Lain sebagainya

4. Spesialis Manajemen Keamanan

Spesialis Manajemen Keamanan merupasakn profesi yang melakukan pemeriksaan, perencanaan, penerapan, pemeliharaan dan mengevaluasi sistem keamaan suatu perusahaan, instansi, atau organisasi lainya. Aspek keamanan yang yang menjadi fokus sepesialis manajemen keamanan ini diantaranya seperti keamanan fisik, keamanan personil, keamanan sistem informasi, dan lain sebagainya.

Biasanya yang menempati posisi kerja sebagai Sepesialis Manajemen Keamanan adalah orang-orang yang memiliki ilmu dan kemampuan dibidang manajemen opreasional, manajemen bisnis, atau kriminologi.

Kamu bisa membangun karir sebagai spesialis manajemen keamanan dengan menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan mengambil jurusan manajemen bisnis, manajemen oprasional, atau kriminologi. Di Universitas-universitas berikut:
  • Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
  • Universitas Padjadjaran (Unpad)
  • Universitas Brawijaya (UB)
  • Universitas Indonesia (UI)
  • Universitas Gajah Mada (UGM)
  • Dan Lain Sebgainya

5. Analis Intelijen

Analis Intelijen merupakan orang yang menganalisis atau melakukan analisis dan mengevaluasi data-data intelijen yang digunakan untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan terjadinya kejahatan, ketidak stabilan nasional dan lain sebgainya. 

Kamu bisa menjadi seorang Itel ataupun Analis Intelijen dengan mengenyam pendidikan tinggi di sekolah kedinasan STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara).

6. Kriminolog

Merupakan seorang ahli yang menguasai ilmu kriminologi atau disiplin ilmu yang mempelajari tindak kriminal atau kejahatan dan segala aspeknya.

Kriminologi sebgaimana dilansir dari kompas, dapat didefinisikan sebagai studi sistematis tentang sifat, jenis, penyebab dan pengendalian dari perilaku, kejahatan, penyimpangan, kenakalan, serta pelanggaran hukum.

Seorang Kriminolog dapat bekerja di instansi-instansi seperti Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Badan Intelijen Negara (BIN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan lain sebagainya.

Perguruan tinggi yang membuka jurusan kriminologi diantaranya seperti:
  • Universitas Indonesia (UI)
  • Universitas Padjadjaran (Unpad)
  • Universitas Brawijaya (UB)
  • Universitas Gajah Mada (UGM)
  • Dan lain sebagainya
Demikian Artikel dari Senoworker yang membahasa secara sepintas 6 profesi kerja dibidang Hukum dan penanganan kriminalitas [Selain Polisi, Hakim, Dan Pengacara], mudah-mudahan bermanfaat. kurang dan lebihnya Senoworker mohhon maap.
6 Profesi Dibidang Hukum Dan Penanganan Kriminalitas [Selain Polisi, Hakim, Dan Pengacara] 6 Profesi Dibidang Hukum Dan Penanganan Kriminalitas [Selain Polisi, Hakim, Dan Pengacara] Reviewed by Seno on Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.