Cara Membuat CV Berkualitas, Berbobot dan Cepat Dilirik HRD

Cara membuat cv yang baik, cara membuat cv yang bagus, cara membuat cv yang disukai HRD

Tips cara membuat Curriculum Vitae (CV) berkualitas, berbobot, dan cepat dilirik HRD - Curriculume Vitae atau CV merupakan media paling sederhana untuk memperkenalkan dan membranding dirimu pada perusahaan yang kamu tuju untuk melamar kerja. 

Oleh karena itu, memaksimalkan isi CV seberbobot mungkin, semenarik mungkin, semeyakinkan mungkin dan sefaktual mungkin adalah keharusan, agar perusahaan tertarik pada dirimu untuk dipilih sebagai kandidat yang berhak melanjutkan proses rekruitment ke tahap selanjutnya yakni wawancara dan atau tes tulis. 

Begitu juga perusahaan, dalam tahap awal mengenal calon kandidat karyawan baru, selalu menggunakan CV untuk lebih mengetahui klasifikasi calon kandidat dengan cepat, efektif, dan CV calon kandidat juga digunakan oleh perusahaan untuk mengukur tingkat kesesuaian antara kompetensi calon kandidat dan posisi kerja yang diminati atau dilamar.

Dari sini saja kita sudah mendapatkan gambaran mengenai urgensi atau pentingnya posisi CV dalam proses melamar kerja. Sehingga bisa dijadikan patokan awal jika proses pencarian kerja tidak kunjung membuahkan hasil, mungkin ada yang salah dengan CV kamu, atau ada ketidak sesuaian antara posisi yang kamu lamar dengan kompetensi yang ada di dalam CV, tentu saja tetap sambil bermuhasabah diri.

Lalu bagaimana caranya membuat CV yang berkualitas, berbbobot, menarik, faktual, meyakinkan dan cepat dilirik HRD? perhatikan 3 poin uraian dibawah ini sampai tuntas yak, biar gak salah paham:

1. Memahami Isi CV Dengan Baik

Dalam membuat CV kamu juga harus tau komponen-komponen dasar atau kolom-kolom keterangan dasar yang wajib ada, seminimalis atau sesederhana apapun CV mu kolom-kolom berikut ini harus ada didalam CV mu, diantaranya:
  • Biodata Kamu, yang berisi poin-poin seperti: Nama, Tempat tanggal lahir, Alamat domisili, No. Telepon, Alamat Email, Hobi, dan Motto hidup, dan jika dirasa bisa meningkatkan branding diri, kamu bisa cantumkan SOSMED kamu).

  • Riwayat Pendidikan, yang berisi poin-poin seperti: Pendidikan Formal (SMP/sederajat dari tahun berapa sampai tahun berapa, SMA/sederajat dari tahun berapa sampai tahun berapa, Universitas/sederajat dari tahun berapa sampai tahun berapa), Pendidikan Nonformal (Lembaga Pelatihan atau kursus bersertifikat, Pondok Pesantren, dsb).

  • Prestasi (jika ada), bisa berisi poin-poin seperti: Prestasi tingkat regional, nasional, internasional, maupun prestasi tingkat kampus. Jangan lupa sertakan tahun saat prestasimu diraih. Penting untuk dipahami bahwa prestasi tidak selalu soal peringkat, prestasi jug bisa berupa pencapaian-pencapaian dalam hidup, apapun itu bisa berupa keikutsertaan dalam suatu kegiatan pendidikan, amal, bantuan kebencanaan, dsb. Intinya tuliskan saja prestasi yang pernah kamu gapai atau pencapaian kamu dalam hidup, selama itu dapat menjadi nilai plus dimata HRD dan relevan dengan posisi kerja yang kamu lamar, jika itu kamu cantumkan di CV.

  • Pengalaman Kerja, yang bisa berisi poin-poin seperti: pengalaman kerjamu sebelumnya baik diperusahaan, maupun dilembaga tertentu. Jika kamu tidak memiliki pengalaman kerja untuk dicantumkan dalam CV, kamu bisa mencantumkan Pengalaman Magangmu sewaktu sekolah atau kuliah dan jangan lupa sematkan tahun atau waktu pengalaman itu dilakukan.

  • Pengalaman Organisasi, yang bisa berisi poin-poin: pengalaman organisasi seperti Badan Eksekutif Mahasiswa, Lembaga Eksekutif Mahasiswa, Dewan Perwakilan Mahasiswa, Osisi, Pramuka, Paskibra, Pmi, IRMA, dan sebagainya.

  • Skill (Hard skill & Soft Skill) yang bisa berisi poin-poin seperti: Hard Skill, misalnya mampu mengoperasikan mesin CNC, mampu mengoperasikan perangkat lunak Microsoft Office, dapat menggunakan aplikasi grafis seperti Adobe Illustrator, Corel Draw, Photoshop dsb, Menguasai bahasa pemrograman seperti HTML, Java dsb, Menguasai cara beriklan menggunakan Google ads, Facebook ads, Cost Per Clik (CPC) dsb. Sedangkan untuk Soft Skill, misalnya Mampu bekerja dibawah tekanan, dapat bekerja secara team maupun individu, memiliki management waktu yang baik, dapat berpikir kritis dan problem solver, dapat beradaptasi dengan cepat di lingkungan baru, dan lain sebagainya.
Demikianlah poin-poin atau kolom-kolom CV yang wajib kamu sertakan saat membuat Curriculum Vitae. Sebagai catatan penting, upayakan untuk selalalu menyesuaikan Isi CV dengan posisi kerja atau profesi yang kamu lamar. 

Sehingga kompetensi yang kamu miliki dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengisi posisi kerja yang ada, memiliki relevansi. Dengan begitu kamu akan terlihat lebih menonjol dibanding yang lain dan peluangmu untuk berhasil akan semakin besar.

2. Design dan Layout CV

Dalam mendesign CV hindari warna-warna yang saling berbenturan atau saling nabrak, karen akan membuat CV mu terlihat berantakan, logikanya kalo CV nya ajah terlihat berantakan HRD mana yang mau membaca? 

Gunakan pemilihan warna yang tidak terlalu ngejreng full color kaya ruang kelas anak TK, namun juga jangan memilih warna yang gelap, lesu, dan tidak menggairahkan. Pilihlah kombinasi warna netral dengan warna lain, seperti warna putih dengan kuning, putih dengan biru muda, dan seterusnya.

Layouting atau tata letak komponen atau kolom-kolom pada CV harus kreatif namun juga tetap rapi dan menarik. Gunakan judul, sub judul, dan pragraf atau isi dengan pilihan ukuran huruf dan warna yang kreatif namun tetap rapi dan nyaman dilihat atau dibaca.

Pilih Font yang simple, formal dan nyaman dibaca (rekomendasi dari senoworker sih pake font Arial atau Open Sans) , dan sesuaikan ukurannya seproporsional mungkin, tidak kebesaran maupun kekecilan. 

Pasang foto kamu yang paling menarik, tidak harus terlalu formal seperti foto ijazah namun juga tidak telalu bebas juga seperti foto-foto alaymu. cukup yang formal namun santai dan sopan.

Download Template CV Premium Disini atau 100++ Creative CV Design Disini. Nikmati kemudahan membuat CV yang menarik secara mandiri, dan bahkan bisa digunakan untuk modal buka jasa pembuatan CV. Yuk Download Sekarang.

3. Do's and Dont's (Anjuran Dan Larangan Dalam Membuat CV)

Adapun hal-hal yang harus kamu perhatikan untuk dilakukan, sehingga CV mu dapat mempromosikan dirimu dengan baik, dapat menyampaikan informasi dengan jelas dan efektif. Begitu juga hal-hal yang seharusnya tidak kamu lakukan dalam membuat sebuah CV, sehingga kamu terhindar dari efek samping kekeliruan dalam membuat CV.

Do's (Anjuran Yang Harus Kamu Lakukan)
  • Apa yang ada didalam CV adalah benar, faktual, dan dapat dipertanggung jawabkan. Seperti Biodata dapat dibuktikan dengan KTP atau KK, Riwayat pendidikan dapat dibuktikan dengan Ijazah, maupun Sertifikat untuk pendidikan non formal, Hard skill dapat dibuktikan dengan mendemonstrasikan atau dengan menunjukan sertifikat keahilan, Pengalaman organisasi dan pengalaman kerja dapat dibuktikan dengan Sertifikat, Paklaring, dan dokumen-dokumen sejenis yang dapat digunakan. Sehingga kamu bukan hanya membual didalam CV namun memaparkan informasi secara faktual.
  • Cantumkan informasi yang sesuai dengan kompetensimu dan memiliki kaitan dengan posisi kerja yang kamu lamar.
  • Kuasai apa yang kamu cantumkan didalam CV, sehingga jika ada pertanyaan yang berhubungan dengan CV mu, kamu gak kebingungan. kalo bingung menjawap pertanyaan seputar CV mu sendiri nanti kamu dikira bohong, dan mengada-ada oleh HRD.
  • CV yang kamu buat bisa digunakan menjadi patokan saat kamu memperkenalkan diri.
Dont's (Larangan)
  • Jangan memanipulasi data dalam CV, selain itu tindakan kriminal hal itu juga akan berpengaruh pada performa kamu saat melakukan wawancara, sebab apa yang kamu tulis dengan bagaimana sebenarnya dirimu tidak sesuai.
  • Sebisa mungkin jangan menggunakan data subjektif seperti, kamu memiliki skill mengetik 90%, padahal data 90% itu penilaian dirimu sendiri, bukan berdasarkan sertifikasi pelatihan dan sejenisnya. Jika memang ingin menyantumkan skill yang tidak bersertifikasi, cukup cantumkan Skillnya saja, tidak perlu menggunakan pengukuran persentase atau pengukuran subjektif lainnya yang tanpa dasar.
  • Jangan membuat CV dengan bahasa yang bertele-tele, to the point saja karena HRD tidak punya banyak waktu hanya untuk membaca CVmu saja.
  • Jangan memasukan data yang tidak perlu diketahui oleh perusahaan sebab tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Misal kamu mencantumkan keahlian renang 100 meter di dalam CVmu, padahal posisi kerja yang kamu lamar Desainer grafis, kan gak ada relevansinya.
CV yang berkualitas, berbobot, dan cepat dilirik HRD adalah CV yang dibuat atas dasar pengetahuan mengenai Komponen-komponen Isi CV yang wajib ada, design dan layout CV yang kreatif dan nyaman dibaca, dan mengetahui hal-hal yang seharusnya dilakukan dan seharusnya tidak dilakukan saat membuat CV.

Demikian tips cara membuat Curriculum Vitae berkualitas, berbobot dan cepat dilirik HRD versi senoworker, tentu saja artikel diatas tidaklah sempurna, oleh karenanya kamu bisa melengkapi ketidak sempuranaan itu dengan membaca artikel serupa dari sumber yang beragam. 

Dipersilahkan menyampaikan pesan, kesan, kritik dan saran membangun di kolom komentar atau menu contact diatas apabila memang ada yang ingin disampaikan.

Silahkan Jelajahi senoworker.com (Portal informasi seputar pekerjaan dan pendidikan) barang kali ada artikel atau informasi yang bermanfaat untuk kamu. terimakasih sudah berkunjung.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.