Persyaratan Pendaftaran STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara)



Bagi para siswa yang berambisi melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Intelijen Nasional (BIN), sangat penting untuk mengetahui persyaratan masuk ke Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). STIN termasuk salah satu sekolah kedinasan yang sangat diminati, bersama dengan beberapa sekolah kedinasan lainnya seperti Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Politeknik Statistika STIS, dan Politeknik Imigrasi.

Visi STIN adalah menjadi Perguruan Tinggi Intelijen yang diakui secara Internasional (World Class Intelligence College) yang unggul dan dihormati dalam mendukung keamanan nasional. Keunggulan inilah yang membuat STIN menjadi salah satu sekolah kedinasan yang sangat diminati. Selain memberikan kesempatan bagi para siswa untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), mereka yang diterima di STIN juga akan mendapatkan manfaat lainnya.

Para taruna dan taruni STIN akan menikmati fasilitas berupa asrama selama masa kuliah, dan tidak perlu khawatir tentang biaya kuliah atau konsumsi mereka, karena semuanya sudah gratis. Selain itu, mereka juga akan menerima seragam yang sesuai dengan kebutuhan.

Dengan begitu, tidak heran jika STIN menjadi favorit di kalangan para calon siswa sekolah kedinasan, karena sekolah ini tidak hanya menawarkan pendidikan tinggi berkualitas, tetapi juga memberikan perhatian pada kenyamanan dan kebutuhan para siswa selama masa belajar di sana.

Tak hanya itu, di STIN, kualitas pembelajaran yang diberikan selama masa pendidikan juga terjamin. Terdapat empat program studi di STIN yang telah mendapatkan akreditasi dari BAN-PT. Program studi S2 Terapan Intelijen Medik memperoleh akreditasi dengan peringkat “Baik Sekali”. Sementara itu, program studi S1 ​​Analis Intelijen, S1 Agen Intelijen, dan S2 Kajian Intelijen meraih akreditasi dengan peringkat "Unggul". Adapun program studi S2 Kajian Intelijen memiliki akreditasi dengan peringkat “A”.

Bagi kamu yang berminat mendaftar ke sekolah kedinasan, khususnya STIN, berikut adalah syarat pendaftaran yang berlaku untuk calon mahasiswa baru pada tahun ajaran 2022/2023:
Untuk mendaftar di STIN, terdapat persyaratan umum dan administrasi yang harus diisi oleh calon mahasiswa baru. Berikut adalah daftar persyaratan tersebut:

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki keyakinan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

2. Tidak pernah terlibat dalam tindak pidana.

3. Memiliki catatan kelakuan yang baik, yang dapat dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

4. Memiliki pendidikan minimal jenjang SMA/SMK/MA (bukan lulusan paket C) dengan ketentuan sebagai berikut:

Bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2020 dan 2021, nilai rata-rata ijazah minimal 80.
Bagi lulusan SMA/SMK/MA tahun 2022, nilai rapor rata-rata semester 1 sampai dengan semester 5 minimal 75.

5. Calon mahasiswa baru juga harus belum pernah menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa pendidikan di STIN.

6. Bagi calon mahasiswi, mereka harus belum pernah melahirkan dan juga belum pernah memiliki anak biologis. Sedangkan untuk calon mahasiswa pria, mereka juga harus belum pernah memiliki anak biologis.

7. Tidak diperbolehkan memiliki tato atau bekas tato pada tubuh.

8. Calon mahasiswi tidak diperbolehkan memiliki tindikan atau bekas tindikan pada bagian tubuh yang tidak lazim.

9. Calon mahasiswa pria juga tidak diperbolehkan memiliki tindikan atau bekas tindikan pada bagian tubuh mana pun.

10. Para calon mahasiswa harus dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, serta tidak      pernah mengalami patah tulang.

11. Bagi calon mahasiswa yang menggunakan kacamata, diharuskan memiliki ukuran maksimal 1 baik + (plus) atau - (minus).

12. Calon mahasiswa juga tidak boleh mengalami buta warna.

13. Untuk badan tinggi, terdapat ketentuan minimal yang harus dipenuhi dan berat badan harus seimbang. Tinggi badan minimal yang diharapkan adalah sebagai berikut:

Putra : 165 cm
Putri : 160 cm

14. Usia calon mahasiswa pada tanggal 31 Desember 2022 minimal 16 tahun dan tidak boleh lebih dari 21 tahun. Hal ini harus dibuktikan dengan Akte Kelahiran atau Surat Keterangan Lahir.

15. Diperlukan persetujuan tertulis dari orangtua atau wali bagi calon mahasiswa, yang dapat dibuktikan dengan surat pernyataan dari orangtua atau wali.

16. Seluruh peserta seleksi penerimaan Taruna/i STIN tidak dikenakan biaya, kecuali biaya yang terkait dengan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Untuk melengkapi persyaratan administrasi dalam proses pendaftaran ke STIN, berikut adalah dokumen-dokumen yang harus disiapkan:

1. Surat Izin dari Orangtua/Wali yang menunjukkan persetujuan untuk mendaftar ke STIN.

2. Fotokopi ijazah bagi calon mahasiswa yang merupakan lulusan tahun 2020 dan 2021.

3. Surat Keterangan Lulus dari sekolah bagi calon mahasiswa yang merupakan lulusan tahun 2022.

4. Pas Foto dengan ketentuan sebagai berikut:
   - Pasfoto 4x6 dengan latar belakang Merah untuk putra dan latar belakang Biru untuk putri.
   - Foto berwarna seluruh badan dengan ukuran postcard (Pakaian putih dengan bahan bawahan hitam), tampak depan, tampak samping kanan dan kiri, serta tampak belakang.

5. Fotokopi Akta Kelahiran/Surat Keterangan Kelahiran/Kenal Lahir, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu BPJS.

Pastikan semua dokumen administrasi tersebut telah disiapkan dengan baik dan dalam kondisi yang lengkap untuk kemudian diikutsertakan dalam proses pendaftaran STIN. Setiap persyaratan tersebut merupakan bagian penting dalam menilai kelayakan calon mahasiswa baru dan menjadi dasar untuk proses seleksi penerimaan di sekolah tersebut. 

Jika kamu memiliki rencana mendaftar ke STIN pada tahun ajaran 2023/2024, berikut program studi yang tersedia di STIN:

Program Strata 1 (S1):
1. Jurusan Agen Intelijen
2. Jurusan Teknologi Intelijen
3. Jurusan Cyber ​​Intelijen
4. Jurusan Ekonomi Intelijen

Program studi keempat di atas menawarkan beragam bidang keahlian yang terkait dengan kecerdasan dunia. Jurusan Agen Intelijen akan mempersiapkan calon mahasiswa dalam aspek pengumpulan intelijen, analisis informasi, dan operasi strategi. Jurusan Teknologi Intelijen akan fokus pada penggunaan teknologi canggih dalam kegiatan intelijen. Sementara Jurusan Cyber ​​Intelijen akan memperdalam pemahaman tentang keamanan siber dan perlindungan data. Terakhir, Jurusan Ekonomi Intelijen akan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dalam analisis ekonomi yang berkaitan dengan intelijen.

Di STIN, terdapat beberapa program pendidikan tingkat pasca sarjana (S2 dan S3) yang menawarkan bidang keahlian yang lebih mendalam dan spesifik dalam dunia intelijen. Berikut daftar program pendidikan tingkat pasca sarjana yang tersedia:

Program Magister Terapan (S2):

1. Magister Terapan Intelijen Medik dengan pilihan konsentrasi:
   - Kimia dan Bahaya Nuklir
   - Bahaya Biologis

2. Magister Terapan Teknologi dan Cyber

3. Magister Terapan Intelijen Ekonomi

4. Magister Kajian Intelijen

Program Doktoral (S3):
- Analisis Strategi Intelijen

Setiap program di atas memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam bidang kecerdasan yang spesifik dan sesuai dengan minat akademik dan profesional mereka. Program-program pendidikan pasca sarjana ini dirancang untuk menghasilkan tenaga ahli dan peneliti di bidang intelijen yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keamanan nasional.

Calon mahasiswa yang memiliki minat dan kualifikasi yang sesuai dapat memilih program pendidikan tingkat pasca sarjana yang paling relevan dengan tujuan karir dan minat akademik mereka. Semoga program-program ini dapat memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat dan memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam dunia intelijen yang kompleks dan penting.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.