Kenapa Lamaran Jobstreetmu Gak Ada Yang Dipanggil HRD? Mungkin Ini Alasannya!


Yow, guys! Dapetin kerjaan keren emang jadi impian semua orang. Tapi, kadang-kadang kita udah melamar ke perusahaan tapi nggak ada kabar balik. Bikin gelisah dan muncul banyak pertanyaan, deh!

Ada apa, ya? Mungkin ada yang salah sama resume kita atau gimana, sih? Kok sering banget melamar tapi belum pernah berhasil? Kapan nih kita bisa dipanggil buat interview kerja? Dan, sebenarnya sehebat apa sih resume kita harusnya?

Nah, kali ini Senoworker mau kasih tau nih, faktor-faktor yang bikin kita nggak dipanggil sama HRD yang mimin rangkum dari Jobstreet. Simak, yuk!


Asal Melamar

Nih yang nomor satu dan bikin HRD kesel abis! Jadi, kita kudu hati-hati banget, gengs. 64 persen HRD berharap kandidat nggak asal melamar, lho.

Maksudnya, jangan sampai kita melamar pekerjaan yang nggak sesuai dengan persyaratan dan latar belakang kita. Contohnya, kamu lulusan S1 Arsitektur tapi melamar jadi Marketing Manager yang butuh minimal pengalaman 3 tahun. Padahal, kamu masih belum punya pengalaman apa-apa. Alasannya cuma karena gaji cocok dengan kemauanmu.

Jadi, penting banget buat baca dengan teliti kualifikasi, job description, letak kantor, dan gaji yang ada di lowongan. Kalo cuma pengen coba-coba melamar sebanyak-banyaknya, atau bahkan sampe 200 perusahaan, berharap ada yang panggil untuk interview, jangan deh! Nyatanya nggak gitu, gengs.

Kita boleh aja melamar di banyak tempat, tapi harus sesuai dengan skill dan pengalaman yang kita punya. Jangan sampe kita melamar tanpa punya skill dan pengalaman yang sesuai. Kan sayang, udah susah-susah bikin resume, tapi malah nggak dianggap serius sama HRD.


CV yang Kurang Lengkap

Masalah ini juga sering banget, gengs! CV kita harus berisi foto, biodata, pengalaman, skill, dan informasi lain yang lengkap. Tapi masih banyak yang lupa atau asal-asalan nulis CV dengan benar.

Nah, salah satu contoh kesalahan yang sering kita lakukan adalah pasang foto selfie, atau malah nggak cantumin foto sama sekali. Selain itu, sering juga lupa masukin tempat dan tanggal lahir.

Semakin lengkap dan jelas CV kita, semakin bagus kesan yang kita kasih ke HRD. CV itu kayak first impression buat mereka, loh. Jadi, kalo kita nggak serius dan asal-asalan nulisnya, jangan heran kalo nggak dipanggil buat interview.

Di penulisan pengalaman kerja juga banyak yang cuma nulis kewajibannya aja. Padahal, HRD pengen tahu apa aja achievement yang kita bikin selama kerja di tempat itu. Jadi, jangan lupa tulis juga apa perubahan yang kita buat di tempat kerja sebelumnya.


Nggak Sesuai Kualifikasi

Ini nih, akibatnya dari asal melamar yang nggak sesuai dengan kualifikasi. Banyak banget pelamar kerja yang nggak lihat dulu kualifikasi dan pengalaman yang dibutuhkan. Misalnya, HRD minta minimal pengalaman 3 tahun, tapi kita malah melamar padahal baru berpengalaman 1 tahun. Ya jelas aja nggak dipanggil, kan?

Selain pengalaman, kemampuan berbahasa juga bisa jadi faktor penting, gengs! Misalnya kita cantumin kemampuan Bahasa Inggris nilai 9 di profil, tapi waktu interview malah nggak bisa bahasa Inggris dengan baik. Atau bahkan nggak bisa jawab pertanyaan HRD dengan Bahasa Inggris. Gimanapun, profil harus diisi dengan jujur dan objektif, ya!


Nggak Serius

Ini yang penting, gengs! Kalo kita nggak niat dan nggak serius, HRD bisa ngerasa dari cara kita nulis surat lamaran dan mempromosikan diri. Kolom "Promosikan Diri Anda!" itu penting banget buat nunjukin karakter kita dan keseriusan kita buat melamar di perusahaan itu.

Kolom itu adalah kesempatan kita buat mengenalkan diri sebelum HRD lihat CV kita! Kalo dari awal aja kita nggak niat, gimana mereka mau mengenal kita lebih dekat?


Mencantumkan Pengalaman Kurang Jelas

Ini juga sering bikin masalah, gengs! Kalo pengalaman kerja yang kita cantumin nggak jelas, artinya kita nggak nulis di bidang apa kita bekerja dan perubahan apa yang kita lakuin selama di situ. Nah, kalo ada jeda antara pekerjaan sebelumnya dan sekarang, jangan lupa jelasin apa yang kita lakukan selama jeda waktu itu.

Oh iya, hindari banget cantumin informasi yang nggak penting atau ambigu. Jadi HRD nggak akan bingung dan bikin asumsi-asumsi yang nggak jelas dari informasi yang kita kasih.

Kalo kita belum punya pengalaman kerja, nggak masalah, gengs! Kita bisa cantumin pengalaman berorganisasi atau pengalaman lainnya, misalnya jadi panitia dalam acara pensi atau aktif di OSIS. Yang penting, tulis dengan jelas pengalaman dan sertakan pencapaian kita saat itu. Biar HRD bisa tahu perkembangan pengalaman kita.


Nah, itulah beberapa faktor yang bikin kita nggak dipanggil HRD. Jadi, kalo mau dipanggil buat interview, pastiin kita nggak asal melamar di Jobstreet sebelum CV kita lengkap dan jelas, sesuai kualifikasi yang dicari loker terkait, serius, dan cantumin pengalaman kerja dengan informatif, ya. Semoga berhasil, gengs! Good luck!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.